Selasa, 31 Mei 2022

PERAN KELUARGA DALAM MEMBATASI PENGGUNAAN GADGET PADA ANAK

 

Peran keluarga bagi anak di zaman modern ini sangat penting. Keluarga, khususnya orang tua adalah cermin bagi anak untuk berperilaku, berbicara, serta bersosialisasi dengan dunia luar. Disamping itu, seiring berkembangnya kemajuan teknologi peran orang tua dalam mengasuh dan mendidik anak juga terbantu. Hal tersebut dibuktikan dengan adanya gadget yang meliputi bermacam-macam bentuk yaitu smartphone, laptop, kamera, tablet dan sebagainya. Di era industri 4.0 orang tua perlu melek teknologi, sehingga dapat mendampingi anak-anak mereka dalam mengakses internet, dan memilih konten yang sesuai dengan usia serta kebutuhan anak.

Teknologi berupa gadget sangat mudah menarik perhatian dan minat anak-anak. Gadget memiliki banyaknya fitur-fitur seperti games dan gadget ini mudah untuk digunakan. Namun, dengan keberadaan gadget juga bisa digunakan sebagai alat atau media pembelajaran yang sangat efektif. Jadi, dapat dikatakan bahwa penggunaan teknologi gadget pada saat ini memiliki dampak positif dan negatif bagi anak.

Dampak positif penggunaan gadget sebagai berikut. (1) menambah pengetahuan, dengan menggunakan gadget yang berteknologi canggih, anak-anak dengan mudah dan cepat untuk mendapatkan informasi mengenai tugasnya disekolah (2) memperluas jaringan persahabatan karena dapat dengan mudah dan cepat bergabung ke sosial media jadi kita dengan mudah berbagi bersama teman kita, (3) mempermudah komunikasi karena gadget suatu alat yang memiliki teknolgi yang canggih sehingga semua orang dapat dengan mudah berkomunikasi dengan orang lain dari seluruh penjuru dunia, dan (4) melatih kreativitas anak. Diharapkan dengan adanya perkembangan teknologi berupa gadget dapat meningkatkan minat serta hasil belajar anak.

Namun yang terjadi di lapangan. penggunaan gadget pada anak-anak lebih dominan pada dampak negatifnya. Menurunnya minat belajar anak karena lebih suka bermain gadget. Anak yang kecanduan gadget menyebabkan anak menjadi pribadi yang tertutup dan suka menyendiri. Selain itu, anak bisa mengalami beberapa gangguan seperti gangguan pada kesehatan otak, kesehatan mata, kesehatan tangan, dan gangguan tidur. Dengan adanya gadget, anak rentan terkena paparan radiasi karena efek yang ditimbulkan ketika bermain gadget terlalu lama biasanya mengakibatkan mata berair karena kelelahan mata. Kecenderungan anak menjadi kurang kreatif lagi. Hal itu dikarenakan ketika anak diberi tugas oleh sekolah ia tinggal browsing internet untuk menyelesaikan tugas. Penggunaan gadget secara terus menerus akan menimbulkan kecanduan pada penggunanya. Selain itu, peran orang tua dalam mengontrol anak pada pengunaan gadget masih kurang karena orang tua tidak mengetahui dampak yang akan ditimbulkan oleh gadget. Orang tua terlalu sibuk dengan pekerjaan, sehingga kurang peka terhadap anak.

Hal itu tentu menjadi perhatian karena dampak negatif yang begitu mengkhawatirkan terlebih bagi anak–anak yang menggunakan gadget. Oleh sebab itu, peran orang tua sangat penting dalam memberikan dan melakukan pengawasan serta pengontrolan penggunaan gadget pada anak. Berikut adalah beberapa trik yang dapat orang tua praktikkan dalam mengawasi dan mendampingi anak dalam penggunaan gadget.

Trik pertama adalah belajar tetapkan batas. Kalau terlalu berlebihan, sesuatu yang baik pun bisa merusak. Orang tua perlu tetapkan batas waktu saat menggunakan teknologi untuk bekerja ataupun menikmati hiburan, dan jangan melanggarnya. Orang tua juga dapat membatasi aktivitas berinternet anak di rumah dengan menyimpan password dan memblokir konten yang berisi pornografi atau mengaktifkan program kids mode atau parental control di smartphone nya.

Trik kedua dengan selalu berusaha mendampingi anak saat menggunakan gadget. Beri penjelasan tentang apa yang sedang dipelajari. Ketika anak tertarik pada hal atau konten yang menurut orang tua kurang sesuai, beritahu mereka mengapa ini baik atau mengapa yang lainnya tidak baik.

Trik ketiga adalah orang tua disarankan menerapkan gerakan 1821, yaitu melakukan puasa gadget dan televisi hanya 3 jam mulai dari jam 18.00 sampai dengan 21.00, menghabiskan waktu bersama anak dengan sepenuh hati, sepenuh jiwa raga selama 3 jam saja. Bisa bermain bersama, menemani belajar, mengobrol, aktivitas apapun yang dapat mengembalikan hak-hak anak yang telah dirampas karena gadget.

Gadget memang mempermudah hidup kita. Tapi, perlu diingat bahwa gadget bagaikan pedang bermata dua. Jadi, harus pintar-pintar dalam menggunakannya. Generasi bangsa akan diharapkan menjadi penguasa teknologi dan bukan sebaliknya, menjadi generasi yang dikuasai dan dikendalikan oleh teknologi. Oleh karena itu diperlukan pengawasan orang tua terhadap aktivitas berinternet anak. Orang tua di era digital harus waspada dan berperan aktif dalam perkembangan anak dengan tidak mengandalkan gadget.

Oleh karena itu, orang tua seharusnya menjadi cermin bagi anak mereka. Hal ini dimulai dari usia dini, dimana orang tua harus menjauhkan jangkauan anak dari gadget. Kemudian sampai pada usia yang sewajarnya, orang tua baru dapat memberikan kepercayaan pada mereka untuk menggunakan gadget dalam keadaan dan waktu tertentu, dengan adanya pengawasan dan bimbingan penuh. Jika anak sudah terlanjur dengan gadget-nya, orang tua dapat melakukan pendekatan dengan memberikan hiburan kebersamaan yang sekiranya membuat dia lupa dengan gadget-nya. Orang tua juga harus seperti gadget bagi anak dalam membiasakan diri menjadi jawaban atas semua pertanyaan dan masalah yang dialami anak mereka. Lebih sering berbincang dan menemani anak dalam belajar, berlibur, berolahraga, serta memilihkan permainan dan hiburan yang mendidik tetapi tidak membosankan bagi mereka.

Kamis, 25 November 2021

FINAL PRODUK TIK PADA PROGRAM PKBM LOKOMOTIF

E-LEARNING

Pembelajaran berbasis web adalah proses belajar mengajar yang dilakukan dengan memanfaatkan jaringan internet, sehingga sering disebut juga dengan e-learning. Dengan pembelajaran web ini diharapkan mampu untuk membantu tutor dan peserta didik untuk mencapai pembelajaran yang maksimal.

Pembuatan website pembelajaran ini dapat menggunakan Google Sites, adalah salah satu produk dari google sebagai tools untuk membuat situs. Pembuatan website pembelajaran dengan goggle sites ini cukup mudah, hanya perlu login pada google drive dan memilih komponen goggle sites yang sudah tersedia.

Pada website terdapat beberapa komponen yang dapat diakses para peserta didik seperti,

  1. Mengunggah (upload) materi pembelajaran. Sehingga peserta didik tidak perlu lagi mengakses materi pada wa grup. Peserta didik tinggal mengunjungi situs website pembelajaran, lalu mengunduh materi yang dikehendakinya.
  2. Mengakses absensi, pada website sudah disediakan bagian absensi setiap pertemuannya, para peserta didik hanya perlu mengklik dan mengisi formatnya pada website tersebut.
  3. Menonton video pembelajaran, pendidik akan menyediakan video pembelajaran pada setiap materi dan peserta didiknya hanya perlu mengklik pada bagian video pembelajaran dan dapat menontonnya langsung.
  4. Memberikan tugas, pemberian juga tersedia di website tersebut.
  5. Memberikan pengumuman, memberikan update pada peserta didik misalnya berupa link di internet yang menarik dikunjungi, memberikan informasi buku baru yang layak dibaca oleh para peserta didik untuk menunjang proses pembelajaran.
  6. Mengunduh (download) atau melihat tugas, bisa dilakukan pengaturan agar peserta didik bisa mengunggah tugas melalui website. Waktu penggunggahan akan tercatat di website sehingga menjadi kontrol waktu bagi pendidik.

Dimanfaatkannya produk TIK berupa E-Learning dalam proses belajar mengajar, dapat mempermudah cara pengajar dalam berkomunikasi dan berinteraksi dengan para peserta didik. Untuk itu diharapkan pendidik dan peserta didik dapat memahami rancangan produk TIK dalam Program Pendidikan Luar Sekolah karena pemaham tersebut terbukti berperan besar dalam kelancaran proses belajar untuk membentuk pembelajar yang kondusif dan inovatif. Solusi bagi yang belum menguasai akan diberikan sebuah video tutorial penggunaannya dan dengan ini diharapkan dapat menumbuhkan pemahaman dan pengetahuan akan manfaat produk TIK bagi pembelajaran.

E-LEARNING SEBAGAI SALAH SATU BENTUK PEMANFAATAN PRODUK TIK DALAM PROSES PEMBELAJARAN

 

Keberadaan teknologi informasi komunikasi tak dapat disangkal sangat mempengaruhi kemajuan zaman. Lahirnya e-mail, e-business, e-commerce, e-cash, e-money, e-banking, e-government, e-learning dan sebagainya merupakan beberapa dampak penerapan TIK. Terkait dengan hal tersebut, e-learning dewasa ini telah menjadi kebutuhan, bukan lagi keharusan ataupun keterpaksaan.

Penggunaan e-learning dalam proses pembelajaran pun sudah tak terelakkan. Pembelajaran berbasis internet merupakan salah satu manifestasi e-learning yang paling populer, yang menawarkan berbagai keuntungan seperti kesempatan belajar yang lebih fleksibel tanpa terikat ruang dan waktu, mempermudah masyarakat mengakses pendidikan, memperkaya materi pembelajaran, menghidupkan proses pembelajaran, membuat proses pembelajaran lebih terbuka, meningkatkan efektivitas pembelajaran, serta mendukung pesera didik untuk belajar mandiri (Manninen & Matikainen, 2000:18).


Dengan e-learning, pelaksanaan pembelajaran menjadi lebih efektif dan efisien. E-learning memungkinkan peserta didik untuk aktif dan kreatif. E-learning memberikan para peserta didikk, pendidik, dan pengelola pendidikan dapat mengambil banyak manfaat, di antaranya fleksibilitas program dan bahan pembelajaran dapat dibuat lebih menarik dan berkesan. Integrasi teknologi informasi pada pendidikan akan meningkatkan kualitas pembelajaran.

Dampak positif penerapan TIK khususnya e-learning dalam proses pembelajaran seperti kesempatan belajar yang lebih fleksibel tanpa terikat ruang dan waktu, mempermudah dalam mengakses pendidikan, memperkaya materi pembelajaran, menghidupkan proses pembelajaran, membuat proses pembelajaran lebih terbuka, meningkatkan efektivitas pembelajaran, serta mendukung siswa untuk belajar mandiri tentunya harus direspon dengan baik dengan segera dan secara optimal menerapkan TIK khususnya e-learning dalam proses pembelajaran baik di jenjang pendidikan dasar, menengah maupun tinggi.

Selasa, 09 November 2021

PAPARAN HASIL PERANCANGAN PRODUK TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI (TIK)

         Pemanfaatan produk TIK yang kami kembangkan yaitu, Website Pembelajaran. Pembelajaran berbasis web adalah proses belajar mengajar yang dilakukan dengan memanfaatkan jaringan internet, sehingga sering disebut juga dengan e-learning. Dengan pembelajaran web ini diharapkan mampu untuk membantu tutor dan peserta didik untuk mencapai pembelajaran yang maksimal. Sebelumnya pembuatan website pembelajaran ini menggunakan Google Sites adalah salah satu produk dari google sebagai tools untuk membuat situs. Pengguna dapat memanfaatkan Google Sites karena ia mudah dibuat dan dikelola oleh pengguna awam.

Halaman Muka Website Pembelajaran Kelompok 4

Memanfaatkan Google Sites untuk membuat proses pembelajaran di kelas lebih lengkap dan menarik, antara lain dengan:  

  1. Mengunggah (upload) materi pembelajaran. Sehingga peserta didik tidak perlu lagi mengakses materi pada wa grup. Peserta didik tinggal mengunjungi situs website pembelajaran, lalu mengunduh materi yang dikehendakinya.  
  2. Mengakses absensi, pada website sudah disediakan bagian absensi setiap pertemuannya, para peserta didik hanya perlu mengklik dan mengisi formatnya pada website tersebut.  
  3. Menonton video pembelajaran, pendidik akan menyediakan video pembelajaran pada setiap materi dan peserta didiknya hanya perlu mengklik pada bagian video pembelajaran dan dapat menontonnya langsung.  
  4.  Memberikan tugas, pemberian juga tersedia di website tersebut.  
  5. Memberikan pengumuman, memberikan update pada peserta didik misalnya berupa link di internet yang menarik dikunjungi, memberikan informasi buku baru yang layak 3 dibaca oleh para peserta didik untuk menunjang proses pembelajaran.  
  6. Mengunduh (download) atau melihat tugas, bisa dilakukan pengaturan agar peserta didik bisa mengunggah tugas melalui website. Waktu penggunggahan akan tercatat di website sehingga menjadi kontrol waktu bagi pendidik. 

Manfaat penggunaan website pembelajaran:

  1. Mempermudah tutor dan peserta didik dalam pengambilan absen/kehadiran
  2. Mengakses absen, materi, tugas dan video pembelajaran dalam satu tempat saja.
  3. Mengakses absen, materi, tugas dan video pembelajaran hanya dengan mengklik pada kolom yang sudah tersedia pada website pembelajaran tersebut.
  4. Tersedia 24 jam/hari – 7 hari/minggu, artinya penguaasaan materi tergantung pada semangat dan daya serap peserta didik, bisa dimonitor, bisa diuji dengan e-test

Jumat, 29 Oktober 2021

PEMAHAMAN TENTANG PERANCANGAN PRODUK TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI DALAM PROGRAM PENDIDIKAN LUAR SEKOLAH

 

 Para pendidik dan peserta didik amat penting dalam memahami TIK khususnya tentang perancangan produk TIK sendiri, sehingga tidak kalah dalam persaingan global.  Penggunaan produk TIK akan sangat membantu dalam keefektifan proses pembelajaran dalam Pendidikan Luar Sekolah. Para pendidik akan lebih mudah mengajar materi, sedangkan peserta didik lebih mudah mangakses materi dan memahami sebuah pembahasan.

Salah satu rancangan produk TIK dimanfaatkan di bidang Pendidikan Luar Sekolah seperti dibangunnya pembelajaran secara online yaitu E-Learning. Dengan e-learning, pelaksanaan pembelajaran menjadi lebih efektif dan efisien. E-learning memungkinkan peserta didik untuk aktif dan kreatif. E-learning memberikan para peserta didikk, pendidik, dan pengelola pendidikan dapat mengambil banyak manfaat, di antaranya fleksibilitas program dan bahan pembelajaran dapat dibuat lebih menarik dan berkesan. Integrasi teknologi informasi pada pendidikan akan meningkatkan kualitas pembelajaran.

Manfaat penggunaan E-Learning:

  1. Mempermudah tutor dan peserta didik dalam pengambilan absen/kehadiran
  2. Mengakses absen, materi, tugas dan video pembelajaran dalam satu tempat saja.
  3. Mengakses absen, materi, tugas dan video pembelajaran hanya dengan mengklik pada kolom yang sudah tersedia pada website pembelajaran tersebut.
  4. Tersedia 24 jam/hari – 7 hari/minggu, artinya penguaasaan materi tergantung pada semangat dan daya serap peserta didik, bisa dimonitor, bisa diuji dengan e-test.

Dimanfaatkannya produk TIK berupa E-Learning dalam proses belajar mengajar, dapat mempermudah cara pengajar dalam berkomunikasi dan berinteraksi dengan para peserta didik. Untuk itu diharapkan pendidik dan peserta didik dapat memahami rancangan produk TIK dalam Program Pendidikan Luar Sekolah karena pemaham tersebut terbukti berperan besar dalam kelancaran proses belajar untuk membentuk pembelajar yang kondusif dan inovatif.

 

Rabu, 20 Oktober 2021

MENGUASAI PERANCANGAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI (TIK) PADA PROGRAM PENDIDIKAN LUAR SEKOLAH


Perkembangan TIK saat ini berpengaruh besar terhadap program Pendidikan Luar Sekolah. Sehubungan dengan itu, maka penting sekali bagi pendidik dan peserta didik menguasai dan memanfaatkan  perancangan produk TIK dalam pelaksanaan program pendidikan luar sekolah. Disamping itu, menguasai dan memanfaatkan TIK dalam pendidikan luar sekolah adalah tuntutan kompetensi khususnya bagi pendidik, tutor, pelatih, instruktur dan sebagainya. Pada kompetensi profesional dijelaskan bahwa sekurang-kurangnya seorang pendidik harus menguasai dan memanfaatkan TIK dalam pelaksanaan pembalajaran.

Dalam era milenial saat ini dengan menguasai rancangan produk TIK akan sangat membantu dalam pembelajaran peserta didik di banding masa lampau. Kecepatan dan jangkauan kegiatan pembelajaran akan sangat mungkin jauh melompat maju dengan menguasai rancangan produk TIK.

Menguasai rancangan produk TIK dianggap sangat penting dalam dunia pendidikan, penggunaan TIK diharapkan dapat meningkatkan kualitas program pendidikan luar sekolah. Salah satu cara penggunaan rancangan produk TIK yaitu pemanfaatan Website Pembelajaran pada program PKBM Lokomotif. Pembelajaran berbasis web adalah proses belajar mengajar yang dilakukan dengan memanfaatkan jaringan internet, sehingga sering disebut juga dengan e-learning.

Dengan pembelajaran web ini diharapkan tutor dan peserta didik mampu menguasai produk tik dengan baik untuk mencapai pembelajaran yang maksimal dan dapat merangsang pikiran, perasaan, minat serta perhatian peserta didik sedemikian rupa sehingga proses pembelajaran dapat berjalan dengan baik. Selain itu, proses pembelajaran akan lebih efektif karena penggunaan produk TIK memungkinkan teratasinya hambatan khususnya pada masa pandemi sekarang ini.

Selasa, 12 Oktober 2021

PERANCANGAN PRODUK TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI (TIK) DALAM PROGRAM PENDIDIKAN LUAR SEKOLAH

Pendidikan luar sekolah menjadi salah satu pihak yang ikut memanfaatkan pembelajaran berbasis teknologi informasi dan komunikasi pada program yang dibuatnya. Pemakaian media berbasis teknologi informasi dan komunikasi ini bertujuan untuk memudahkan dalam penyampaian pembelajaran secara lebih mudah dan tepat.

Dalam penerapan pemakaian media berbasis teknologi informasi dan komunikasi ini tentu dibutuhkan produk yang akan menunjang pemakaian media tersebut. Dalam hal ini, tentu hal yang harus diperhatikan yaitu bagaimana perancangan produk tekonologi informasi dan komunikasi yang sesuai dengan program pendidikan luar sekolah yang sedang dijalankan tersebut. Merancang produk dengan menggunakan teknologi informasi dan komunikasi merupakan suatu proses dalam menentukan langkah-langkah yang sesuai dengan tujuan yang hendak dicapai oleh program. Dengan demikian, proses suatu perancangan harus dimulai dari penetapan tujuan yang akan dicapai melalui analisis kebutuhan, kemudian menetapkan langkah-langkah yang harus dilakukan untuk mencapai tujuan tersebut.

Dalam perancangan produk teknologi informasi dan komunikasi pada program pendidikan luar sekolah ini, tentu banyak langkah-langkah yang harus dipersiapkan dan dilakukan dalam perancangan produk TIK tersebut. Langkah-langkah tersebut antara lain:

  1. Melakukan pengamatan terhadap program pendidikan luar sekolah yang ingin ditelusuri kebutuhan produk teknologi informasi dan komunikasinya. Pengamatan tersebut bisa dilakukan dengan berbagai metode seperti : observasi, wawancara, angket, dan lain-lain.
  2. Menemukan visi-misi, tujuan, sasaran dari program pendidikan luar sekolah yang diamati.
  3. Menemukan media pembelajaran yang digunakan dalam pembelajaran program pendidikan luar sekolah tersbeut.
  4. Menemukan hambatan atau masalah yang dihadapi terkait penggunakan media pembelajaran yang dipakai dalam program pendidikan luar sekolah tersebut.
  5. Menemukan solusi dari masalah media pembelajaran yang timbul dalam program pendidikan luar sekolah tersebut berupa perancangan produk yang dinilai dapat mengatasi masalah yang muncul tersebut.

Perancangan produk teknologi informasi dan komunikasi pada program pendidikan luar sekolah, misalnya pemanfaatan Website Pembelajaran pada program PKBM Lokomotif. Pembelajaran berbasis web adalah proses belajar mengajar yang dilakukan dengan memanfaatkan jaringan internet, sehingga sering disebut juga dengan e-learning. Dengan pembelajaran web ini diharapkan mampu untuk membantu tutor dan peserta didik untuk mencapai pembelajaran yang maksimal.

PERAN KELUARGA DALAM MEMBATASI PENGGUNAAN GADGET PADA ANAK

  Peran keluarga bagi anak di zaman modern ini sangat penting. Keluarga, khususnya orang tua adalah cermin bagi anak untuk berperilaku, berb...